Install Web App

Belajar Typescript #36 | Class declaration

profil-penulis

Edo Kurniawan

28 Februari 2023

Dalam TypeScript, class adalah kerangka dasar yang digunakan untuk mendefinisikan objek dan perilaku mereka. Artikel ini akan menjelaskan cara mendeklarasikan dan membuat class pada TypeScript, serta konsep dasar yang terkait dengan pembuatan class.

Mengapa Menggunakan Class dalam TypeScript?

Class adalah salah satu konsep utama dalam pemrograman berorientasi objek yang digunakan untuk mengelompokkan data (properti) dan tindakan (method) yang berkaitan dalam satu entitas. Penggunaan class dalam TypeScript memiliki beberapa manfaat:

  1. Abstraksi: Class memungkinkan Anda untuk mengabstraksi objek dalam kode Anda, sehingga Anda dapat mendefinisikan objek sesuai dengan logika bisnis.

  2. Reusability: Anda dapat membuat banyak objek dari class yang sama, yang memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan kode Anda dan menghindari duplikasi.

  3. Encapsulation: Class dapat mengelola akses ke properti dan method, sehingga Anda dapat membatasi akses yang tidak diinginkan.

  4. Inheritance: Class mendukung konsep pewarisan, yang memungkinkan Anda untuk membuat class baru dengan mengambil sifat dan perilaku class yang sudah ada.

Cara Mendeklarasikan dan Membuat Class

Dalam TypeScript, deklarasi class cukup sederhana. Anda bisa mulai dengan mendeklarasikan class menggunakan kata kunci class, kemudian mendefinisikan properti dan method dalam class tersebut.

class Person {
  // Properti
  name: string;
  age: number;

  // Constructor
  constructor(name: string, age: number) {
    this.name = name;
    this.age = age;
  }

  // Method
  sayHello() {
    console.log(`Hello, my name is ${this.name} and I'm ${this.age} years old.`);
  }
}

Di atas, kita mendefinisikan class Person dengan properti name dan age, serta constructor yang akan dijalankan saat objek class Person dibuat. Selain itu, ada method sayHello yang mencetak pesan sapaan.

Membuat Objek dari Class

Setelah Anda mendefinisikan class, Anda dapat membuat objek dari class tersebut menggunakan operator new.

const john = new Person("John", 30);
const jane = new Person("Jane", 25);

Kode di atas membuat dua objek, john dan jane, dari class Person.

Menggunakan Properti dan Method

Anda dapat mengakses properti dan method objek seperti ini:

console.log(john.name); // Output: John
console.log(jane.age);  // Output: 25

john.sayHello();  // Output: Hello, my name is John and I'm 30 years old.
jane.sayHello();  // Output: Hello, my name is Jane and I'm 25 years old.

Kesimpulan

Dalam TypeScript, class adalah alat yang kuat untuk mendefinisikan objek dan perilaku mereka. Dengan class, Anda dapat mengelompokkan data dan fungsi yang berkaitan dalam satu entitas, yang membuat kode Anda lebih terstruktur dan mudah dipahami. Dengan pemahaman tentang cara mendeklarasikan dan membuat class, Anda dapat memulai pengembangan aplikasi TypeScript yang lebih kuat dan efisien.

Artikel Lainnya Dengan Kategori Terkait :


1. Belajar Typescript #01 | Memahami apa itu Typescript

2. Belajar Typescript #02 | Setup project Typescript

3. Belajar Typescript #03 | Konfigurasi compiler Typescript

4. Belajar Typescript #04 | Membuat code dan menjalankan Typescript

5. Belajar Typescript #05 | Basic types pada Typescript

6. Belajar Typescript #06 | Type data Boolean pada Typescript

7. Belajar Typescript #07 | Type data Number pada Typescript

8. Belajar Typescript #08 | Type data String pada Typescript

9. Belajar Typescript #09 | Type data Null dan Undefined pada Typescript

10. Belajar Typescript #10 | Type data Any pada Typescript

11. Belajar Typescript #11 | Type data Void pada Typescript

12. Belajar Typescript #12 | Object types pada Typescript

13. Belajar Typescript #13 | Object Literal pada Typescript

14. Belajar Typescript #14 | Type data Void pada Typescript

15. Belajar Typescript #15 Object types pada Typescript

16. Belajar Typescript #16 | Memahami dan menerapkan type aliases

17. Belajar Typescript #17 | Memahami dan menerapkan union types

18. Belajar Typescript #18 | Memahami dan menerapkan intersection types

19. Belajar Typescript #19 | Basic types lanjutan - Array

20. Belajar Typescript #20 | Basic types lanjutan - Tuples

21. Belajar Typescript #21 | Basic types lanjutan - Null

22. Belajar Typescript #22 | Basic types lanjutan - Undefined

23. Belajar Typescript #23 | Basic types lanjutan - Void

24. Belajar Typescript #24 | Basic types lanjutan - Never

25. Belajar Typescript #25 | Mengenal teknik lanjutan pada Typescript

26. Belajar Typescript #26 | Optional Parameter

27. Belajar Typescript #27 | Default Parameter

28. Belajar Typescript #28 | Return Type

29. Belajar Typescript #29 | Mendeklarasikan Fungsi - Tanpa Parameter

30. Belajar Typescript #30 | Mendeklarasikan Fungsi - Dengan Parameter

31. Belajar Typescript #31 | Mendeklarasikan Fungsi - Dengan Return Type

32. Belajar Typescript #32 | Mendeklarasikan Fungsi - Sebagai Variabel

33. Belajar Typescript #33 | Mendeklarasikan Fungsi - Sebagai Tipe Data

34. Belajar Typescript #34 | Function Call Signature

35. Belajar Typescript #35 | Menerapkan Types ke dalam class

36. Belajar Typescript #36 | Class declaration

37. Belajar Typescript #37 | Properties dan Methods

38. Belajar Typescript #38 | Object dan Properti dari sebuah class

39. Belajar Typescript #39 | Constructor

40. Belajar Typescript #40 | Konsep OOP - Inheritance

41. Belajar Typescript #41 | Konsep OOP - Abstraction

42. Belajar Typescript #42 | Konsep OOP - Encapsulation

43. Belajar Typescript #43 | Accessors

44. Belajar Typescript #44 | Member visibility / Access modifier

45. Belajar Typescript #45 | Konsep OOP Polymorphism

46. Interfaces TypeScript

Masuk Terlebih dahulu untuk berkomentar

Paling baru
Lihat Lainnya